JAKARTA, kabarbisnis.com: Pengamat ekonomi Faisal Basri prihatin melihat kondisi produk pangan Indonesia saat ini. Mengingat, produk pangan mulai buah-buahan hingga cabai diimpor dari Thailand bahkan China. Kondisi ini sangat keterlaluan, dan menunjukkan Indonesia tak ada kemajuan malah kemunduran.
"Sungguh keterlaluan memang, jika cabai saja diimpor. Berarti Indonesia belum unggul dan kita kalah dengan China, bodoh sekali," papar Faisal Basri pada diskusi mingguan bertajuk "Banjir Produk China Makin Gila" di Jakarta, Sabtu (23/4/2011).
Bodoh, sambung Ekonom Universitas Indonesia itu, sebab Indonesia mempunyai 2 musim sehingga cabai seharusnya bisa dipanen sepanjang tahun. Sedangkan China negara dengan 4 musim.
Selain itu, harga cabai China lebih murah ketimbang cabai lokal. Sehingga importir Indonesia memasok cabai impor dari China secar besar-besaran. Apalagi, transportasi udara sangat mendukung hanya 3-4 jam sudah sampai ke Indonesia.
Dikatakan, maraknya cabe impor ke pasar Indonesia sudah sangat tidak masuk akal. Sistem produk pangan harus ditangani serius, jika tidak Indonesia sebagai negeri gema ripa loh jinawi atau kekayaan hasil bumi yang berlimpah, hanya sebagai kiasan saja.
www.kabarbisnis.com, 23 April 2011
No comments:
Post a Comment