
BOJONEGORO, kabarbisnis.com: Salah satu sentra tembakau di Jawa Timur, yaitu Kabupaten Bojonegoro, akan memasuki musim panen tembakau pada awal Oktober mendatang.
"Masa tanamnya diharapkan rampung pada Juli ini, sehingga pada Oktober bisa mulai panen," ujar Kepala Dinas Perhutanan dan Perkebunan Bojonegoro, Ahmad Jupari, saat dihubungi, Selasa (5/7/2011).
Pada musim ini luas areal lahan warga yang ditanami tembakau masih terus bertambah. Dishutbun menargetkan 11.225 hektare pada tahun ini, tapi kenyataan di lapangan hingga kini sudah 12.000 ha lebih yang ditanami tembakau.
Para petani di Bojonegoro mulai menanam tembakau di lahan garapannya sejak bulan Juni dan menurut data yang diperoleh dari Dishutbun hingga minggu pertama bulan Juli ini masih ada yang mulai melakukan penanaman. Bahkan beberapa wilayah yang sebelumnya hampir tidak pernah menanam tembakau, pada tahun ini juga melakukan penanaman tumbuhan bahan baku rokok tersebut.
Dia mengatakan, pihaknya yakin bahwa pada tahun 2011 ini panen tembakau juga dapat melampaui target yang telah ditetapkan sebanyak 1,2 ton per hektarenya. Dari target itu, ada juga rencana penyerapan hasil panen tembakau oleh mitra petani, yakni pabrikan.
"Yang akan diserap pabrikan adalah sebesar 12.270 ton untuk tembakau jenis Virginia dan tembakau Jawa sebanyak 1.100 ton." terangnya.
Terdapat 13 pabrikan yang akan membeli tembakau hasil petani di Bojonegoro pada tahun ini. "Yang terbanyak adalah oleh PT Gudang Garam Tbk, yakni sebanyak 2.500 ton tembakau jenis Virginia atau krosok dan tembakau jawa dalam bentuk rajangan atau asepan sebanyak 300 ton," pungkasnya.
www.kabarbisnis.com, 5 Juli 2011
No comments:
Post a Comment