Wednesday, July 20, 2011

Pemanfaatan Limbah Ternak Untuk Budidaya Tanaman Tembakau

Kabupaten Tulungagung memiliki iklim dan lahan yang cocok untuk budidaya tanaman tembakau khususnya kecamatan Pakel, Boyolangu, Gondang dan Campurdarat. Selain memiliki potensi untuk tanaman tembakau Kabupaten Tulungagung juga memiliki potensi di bidang peternakan khususnya ternak sapi. Penanaman tanaman tembakau belakangan ini terkendala dengan harga pupuk Kimia yang terus naik.

Maka dari itu Dinas Peternakan Kabupaten Tulungagung melalui Kegiatan Peningkatan Pemanfaatan Limbah Ternak Untuk Pengembangan Budidaya Tanaman Tembakau, mengadakan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Baku Kotoran Ternak.

Karena selama ini hasil samping peternakan khususnya kotoran ternak sapi dan kambing belum dimanfaatkan secara maksimal. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari, pada hari pertama penyampaian materi tentang teori cara pembuatan pupuk organik dan manfaat pupuk organik bagi tanaman, pada hari kedua demplot pembuatan pupuk organik.

Pelatihan dilaksanakan di kelompok tani Suko Rahayu II desa Ngrance Kecamatan Pakel pada tanggal 16 dan 17 Juni 2011. Kegiatan serupa akan dilaksanakan di desa Ngranti Kecamatan Boyolangu, desa Pojok Kecamatan Campurdarat dan desa Gondosuli Kecamatan Gondang. Kelompok Tani Suko Rahayu II telah melakukan panen pupuk organik pada tanggal 7 juli 2011 dengan hasil yang cukup baik dan siap digunakan untuk pemupukan.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini para petani dapat membuat pupuk organik sendiri dari limbah ternak untuk budidaya tanaman tembakau atau tanaman lainnya, sehingga para petani dapat menghemat biaya untuk pupuk dan mengurangi pencemaran yang diakibatkan oleh kotoran ternak.

www.tulungagung.go.id, 18 Juli 2011

No comments:

Post a Comment